Senyum murid-murid ini terlihat melegalkan. Disaksikan oleh teman-teman lainnya, mereka mendapatkan penghargaan. Mereka mendapatkannya pada saat upacara di suatu pagi pada hari Senin. Mereka mendapatkannya dari suatu lomba yang dilaksanakan di dua hari yang berbeda. Lomba itu dilaksanakan untuk murid laki-laki dan perempuan. Suatu lomba yang terbuka untuk semua gender.
Tapi anehnya, lomba itu seperti berdasarkan gender. Hal ini terlihat dari para juaranya. Semua juara pada perlombaan di hari pertama semuanya laki-laki. Dan semua juara di hari kedua, semuanya perempuan. Padahal lomba di kedua hari itu semuanya diikuti oleh murid laki-laki dan perempuan. Tentu saja tidak ada rekayasa juara untuk laki-laki atau perempuan. Lomba itu betul-betul terbuka untuk murid laki-laki dan perempuan.
Kedua kelompok juara itu sama-sama terlihat bahagia. Bahkan satu diantaranya terlihat mengangkat tangan saat disebutkan namanya sebagai juara. Seperti layaknya para juara yang baru saja di umumkan nama mereka.
Kejuaraan itu bukan lomba tingkat internasional. Bukan tidak nasional. Bukan tingkat provinsi. Bukan pula tingkat kota. Tetapi itu lomba tingkat sekolah.
Lomba dalam perkemahan Jumat Sabtu dan perkemahan Sabtu Minggu. Mungkin jenis lomba ini tidak dikenal di tingkat kota bahkan sampai internasional. Lomba ini juga tidak masuk dalam daftar lomba yang ada di olimpiade. Juga tidak terdaftar di lomba Pekan Olahraga Nasional. Lomba yang tidak berjenjang. Lomba yang tidak perlu disiapkan selama berbulan-bulan.
Meskipun demikian, para juara dari lomba ini sangat bangga. Apapun tingkatan juara itu, mereka tetap juara. Mereka tetap mendapatkan penghargaan. Mereka mendapat pengakuan dari teman-teman. Juga pengakuan dari guru-guru mereka..
Pengakuan dan penghargaan yang disaksikan oleh guru dan murid. pada saat itu sudah membuat mereka merasa bersyukur.
Hadiah dari lomba itu memang tidak bernilai mahal. Tidak jutaan, apalagi milyaran. Tidak pula berupa barang-barang yang mewah sebagai hadiah. Hadiahnya hanya selembar kertas sertifikat penghargaan.
Meskipun hanya selembar kertas hadiah itu malah bisa disimpan sepanjang hayat. Bisa dikenang sepanjang masa. Hadiah itu tidak mungkin dicuri atau dijual.
Hadiah itu, bila disimpan dengan baik bisa dilihat oleh anak dan cucu mereka. Sertifikat penghargaan itu bisa bercerita tentang lomba yang diikuti oleh pemiliknya. Sertifikat itu bisa juga dijadikan sebagai prasasti waktu. Waktu yang menandai lomba dan juara itu didapatkan oleh pemiliknya.( aa)
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadlirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya Website sekolah…
Copyright © 2017 - 2026 SMA Negeri 8 Balikpapan All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id