SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Kualitas Kemitraan

Sabtu, 20 Desember 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 245 Kali

Seorang ibu dan seorang anak perempuan sedang berjalan meninggalkan sekolah. Mereka baru saja bertemu dengan seorang Wali Kelas. Sang anak merupakan satu diantara Murid di sekolah ini. Dia baru menerima laporan hasil belajar. Ibundanya mendampingi anak itu saat menerima buku laporan hasil belajar semester ganjil tahun ini.

Saat melangkahkan kaki di lobby sekolah, mereka tidak tampak memiliki masalah. Langkah mereka terlihat ringan. Wajah mereka terlihat ceria. Tanpa melihat angka-angka dalam buku laporan itu, kesimpulan bisa diduga bahwa nilai anak itu menggembirakan. Kalau belum sempurna, kemungkinan besar nilai-nilainya mendekati sempurna.

Buku laporan itu terlihat dipeluk erat. Murid itu menganggap buku laporan itu seperti sesuatu yang sangat berharga. Tidak mudah untuk mendapatkannya. Perlu waktu lebih dari 20 minggu untuk mendapatkan buku itu. Dia harus menunggu 18 minggu proses pembelajaran dan dua minggu penilaian. Bahkan dia harus menunggu 2 minggu lagi untuk proses penyiapan laporan hasil belajar.

Setelah waktu itu tercapai, dia tidak bisa mengambil sendiri buku laporan itu. Dia harus menunggu jadwal yang ditentukan untuk mengambilnya. Orang tuanya diminta untuk menemani anak itu saat mengambil laporan tersebut. Seorang Wali Kelas menjelaskan hasil belajar kepada Murid itu dan orang tuanya. Capaian hasil belajar anak itu perlu disaksikan oleh orang tua. Apapun hasilnya orang tua perlu mengetahui.

Jika hasilnya sudah baik, anak itu dan orang tuanya perlu berupaya mempertahankannya. Jika belum baik, anak itu dan orang tuanya juga bersama guru bekerjasama. Mereka perlu mencari strategi agar hasil belajar anak tersebut menjadi lebih baik. Prestasi hasil belajar seorang Murid tidak hanya ditentukan oleh gurunya, tetapi juga berdasarkan kualitas kemitraan antara Murid, orang tua, dan guru.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT