SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Selalu Siaga

Senin, 12 Januari 2026 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 145 Kali

Cuaca tidak bisa disalahkan. Cuaca panas atau dingin bisa datang kapan saja tanpa dijadwalkan. Kedatangannya tidak perlu izin atau pemberitahuan sebelumnya. Tidak ada yang memberikan somasi kehadirannya meskipun tanpa izin. Juga tanpa berdasarkan aturan perundang-undangan. 

Satu di antara penyebab cuaca berganti adalah turun hujan. Hujan bisa datang kapan saja dan di mana saja. Tingkat curah hujan bervariasi. Ada hujan rintik, sedang, atau bahkan lebat. Bisa sebentar, bisa juga lama. Ada yang kurang dari 1 jam, beberapa jam, atau bahkan beberapa hari. Akibat hujan juga bermacam-macam. Hujan yang rintik-rintik hanya membuat tanah basah. Tetapi hujan lebat yang durasi waktunya lama bisa menyebabkan banjir dan longsor.

Hujan turun di halaman sekolah ini suatu hari. Hujan turun dengan lebat tetapi tidak terlalu lama. Keadaan pasca hujan tidak memberikan keadaan yang berbahaya. Keadaannya biasa saja. Halaman sekolah menjadi basah. Permukaan halaman sekolah terbuat dari lantai yang dicor dengan semen. Secara umum lantai itu terlihat rata. Tapi secara detail halaman itu belum rata.

Setelah hujan turun, sejumlah bagian halaman digenangi air. Genangan air itu menjadi penghambat kegiatan ekstrakurikuler sejumlah murid. Mereka tidak bisa menyalahkan air hujan yang membasahi halaman sekolah. Mereka tidak bisa menolak fakta itu. Mereka juga tidak bisa mengajukan somasi atas genangan air itu.

Yang bisa mereka lakukan adalah bagaimana mereka bisa menghilangkan penghambat itu. Mereka berkolaborasi dengan teman-teman yang lain untuk menghilangkan genangan air itu. Berbagai alat mereka gunakan untuk membuat lantai lebih kering. Mereka mengarahkan genangan air itu ke satu titik.

Air itu diarahkan tidak di bagian pinggir lapangan tetapi di tengah lapangan. Biasanya air itu diarahkan ke pinggir lapangan yang memang ada saluran air. Tetapi mereka tidak mengarahkan air itu ke pinggir lapangan.

Mengapa mereka tidak melakukannya?

Mereka tampak mengarahkan air di satu titik di tengah lapangan secara bersama-sama. Di situ ada lubang kecil untuk mengalirkan air. Bagaimana air bisa mengalir di lubang kecil yang berada di tengah halaman itu?

Halaman sekolah ini memang berbeda dengan kebanyakan halaman sekolah lain. Halaman sekolah di sekolah ini dibangun di atas permukaan rawa. Halaman ini seperti panggung besar. Di bawahnya ada rongga antara tanah dengan lantai. Kalau air laut sedang pasang rongga itu diisi air dan ketika surut air itu menghilang.

Murid-murid ini beruntung dengan keadaan itu. Mereka tidak harus menghalau air genangan itu ke pinggir lapangan. Mereka cukup mengarahkan air ke lubang-lubang yang tersedia di halaman itu. Lubang-lubang itu sengaja dibuat untuk menghalau genangan air dengan lebih mudah. Air hujan boleh datang kapan saja. Tetapi murid-murid ini selalu menerimanya dan siaga untuk menghalau genangan airnya.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT