SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Senyum Bahagia

Minggu, 30 Nopember 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 218 Kali

Ada yang mengatakan bahwa bahagia diciptakan oleh seorang individu sendiri. Bukan orang lain. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahagia berarti keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan), beruntung, berbahagia.

Kata dasar itu bisa dirangkai menjadi kebahagiaan. Menurut KBBI, kebahagiaan memiliki arti kesenangan dan keteraman hidup (lahir batin), keberuntungan, kemajuan yang bersifat lahir batin. 

Menurut Al Gazali kebahagiaan kebahagiaan bisa dicapai ketika manusia bisa menundukkan hawa nafsu. Menurut Bahasa Arab kebahagiaan atau al falah adalah keberhasilan atau tercapainya cita-cita. Keberhasilan di dunia dan akhirat. Seorang tokoh psikologi, Carr, mengatakan bahwa kebahagiaan adalah keadaan psikologi positif yang ditandai dengan tingginya derajat kepuasan hidup, afek atau emosi positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Sejumlah Murid ini tampak tersenyum. Senyum yang menggambarkan kebahagiaan mereka. Suatu hari mereka belajar di lingkungan berbeda. Tidak di lingkungan sekolah. Di suatu pusat perbelanjaan. Tempat yang biasanya dilengkapi tempat makan minum dan juga hiburan.

Tempat itu tidak bisa menjamin kebahagiaan kepada orang-orang yang ada di sana. Tetapi seseorang itu sendiri yang perlu menjadikannya menyenangkan. Misalnya saat bertemu dengan teman-temannya, dia tidak bermuka masam. Dia menampilkan wajah yang ceria.

Murid-murid itu menunjukkan senyum. Mereka sendiri yang bisa melakukan. Senyum yang tulus datang dari dalam hati mereka. Orang lain tidak bisa memerintahkan agar mereka tersenyum dengan tulus. Menurut KBBI senyum adalah tawa tawa ekspresif yang tidak bersuara yang dilakukan dengan mengembangkan bibir sedikit untuk menunjukkan rasa senang, gembira, sapaan, atau persetujuan.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT