SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Strategi Mendekat

Selasa, 20 Januari 2026 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 194 Kali

Posisi meja guru yang reguler masih kurang ideal bagi guru ini. Umumnya meja guru terletak di bagian paling depan suatu kelas. Dekat dengan papan tulis. Tetapi ada jarak dengan meja murid. Meja guru terlihat eksklusif dengan posisi seperti itu. Masih ada jarak antara meja murid dan meja guru.

Guru ini ingin memangkas jarak itu. Jarak yang membatasi antara murid dan guru. Guru ini ingin lebih dekat dengan murid-muridnya. Suatu cara dipilihnya. Meja guru yang sudah tersedia di kelas itu ditinggalkan. Ditinggalkan bukan karena meja guru tidak berkualitas. Bukan karena tidak nyaman.

Dia memilih duduk di dekat meja murid. Meja murid itu lagi kosong. Mungkin “pemiliknya" berhalangan hadir. Meja itu menjadi target guru tersebut. Dia memanfaatkannya untuk "meja kerja”. Meja yang menyatu dengan meja murid.

Kedekatan itu diperlukan untuk memastikan murid dan guru bisa berinteraksi dengan baik. Kadang-kadang jarak murid dan guru di kelas bisa menentukan tingkat keberhasilan berkomunikasi. Saat guru berada di bagian paling depan kelas dan murid berada di bagian belakangnya, komunikasi bisa terhambat. Posisi itu merupakan jarak yang paling jauh antara murid dan guru.

Jika posisi jarak jauh itu terus dipertahankan, hambatan komunikasi akan semakin tampak. Akibatnya, ada kemungkinan salah informasi terjadi. Upaya guru untuk memperpendek jarak komunikasi, bisa menjadi pilihan. Kedekatan posisi murid dan guru bisa meningkatkan keberhasilan tujuan berkomunikasi. 

Saat proses berkomunikasi bisa terjadi dengan baik, tujuan pembelajaran di kelas bisa tercapai lebih mudah. Itu juga bisa menjadi satu di atara petunjuk keberhasilan pengelolaan pembelajaran. Strategi pengelolaan kelas yang sesuai dengan situasi pembelajaran harus terus ditemukan oleh seorang guru.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT