SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Modal Seratus

Sabtu, 29 Nopember 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 74 Kali

Dua semester yang lalu, Murid ini mencatatkan kehadiran di sekolah sebanyak 100%. Saat itu, dia terlihat hadir di sekolah menggunakan “jas hujan" yang terbuat dari beberapa potong plastik. Satu potong masing-masing untuk badan, kaki, dan tasnya. Pagi itu hujan deras. Dia berhasil sampai di sekolah tepat waktu, tidak terlambat.

Kehadiran itu terus diperjuangkan. Bahkan Ibundanya turut mendukung perjuangannya. Anak dan orang tua memiliki frekuensi yang sama dalam mengelola komitmen. Bahwa kehadiran di sekolah merupakan prestasi yang penting.

Prestasi itu tidak dilombakan. Tidak ada juri yang menilai. Tidak ada hadiah yang dijanjikan. Tidak ada bimbingan belajar khusus bagaimana dia bisa hadir ke sekolah. Tidak ada lembaga di luar sekolah yang meminta data kehadiran Murid di sekolah. Tidak ada individu atau lembaga yang memberikan ucapan selamat kepada Murid yang hadir di sekolah 100%.

Murid ini terus berjuang dengan kesadaran sendiri. Dia melakukannya bukan karena orang lain. Bukan minta dipuji. Bukan karena diintimidasi. Bukan pula karena minta di apresiasi.

Dia melakukannya sebagai investasi. Karakter baik dalam mengelola waktu menjadi jati diri. Menjadi modal untuk mempersiapkan masa depan sukses yang menjadi mimpi. Mimpi yang perlu diwujudkan dengan strategi. Dia meyakini karakter tepat waktu merupakan strategi untuk meraih prestasi.

Di semester ini, di minggu ke 18, minggu terakhir pembelajaran, dia masih memegang komitmen tepat waktu. Di hari terakhir semester ini, hari ke 88, komitmen pengelolaan waktu dan buktinya masih menyatu. Dia masih bisa membuktikan untuk hadir di sekolah 100% tanpa ragu. Dia yakin prestasi lain di masa depan telah menunggu.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT