SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Cara Berhemat

Sabtu, 27 Desember 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 170 Kali

Tanpa biaya. Tanpa fasilitas. Tanpa konsumsi. Tanpa pembawa acara. Tanpa meja dan kursi. Tanpa bermaksud menghalangi jalan masuk. Tanpa bermaksud menunjukkan kekompakan. 

Tanpa melarang orang berlalu lalang. Tanpa memedulikan posisi dalam struktur organisasi.

Murid-murid yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) ini, duduk di lantai lobi depan sekolah. Mereka duduk di lantai yang sama. Lantai tanpa alas. Lantai yang dijadikan pintu masuk dan keluar ke gedung utama sekolah ini. Mereka tetap memberikan ruang untuk mereka yang berjalan masuk dan keluar di lobi itu.

Mereka tidak merasa terganggu apabila ada yang lewat di tengah-tengah mereka. Mereka tetap menjalankan kegiatan. Diskusi sedang dilakukan. Sepertinya mereka sedang merefleksikan suatu kegiatan yang sudah dilaksanakan. Itu merupakan budaya yang telah lama dilakukan untuk melihat apakah suatu yang sudah mereka lakukan sudah sesuai harapan.

Untuk melakukannya, mereka bisa bertemu dan berkumpul di mana saja yang menurut mereka nyaman dan cepat. Sebenarnya mereka memiliki ruang sendiri untuk berdiskusi. Kapasitas ruang itu tentu tidak memadai untuk berdiskusi bagi semua anggota organisasi itu. Kadang-kadang mereka terlihat berdiskusi di suatu sudut lapangan di sekolah ini. Mereka bisa terlihat duduk melingkar atau duduk bersaf.

Bahkan kadang-kadang mereka terlihat berdiskusi sambil berdiri. Mereka berdiri melingkar, berbanjar, atau bersaf di bawah terik matahari. Bagi mereka itu tidak masalah. Yang paling penting adalah mereka bisa terkolaborasi berkoordinasi. Dengan cara itu mereka bisa mencapai tujuan satu program dengan baik. Dengan cara itu pula mereka bisa berhemat waktu, tempat, dan bahkan biaya.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT