Duduk di kursi tunggu lobi sekolah, Murid ini seperti sedang santai suatu sore. Dia tidak mengenakan pakaian sekolah. Karena waktu itu proses penilaian sudah selesai sebelum pukul 12.00. Sebenarnya bisa saja dia pulang dari sekolah.
Dia tetap berada di sekolah sampai sore hari. Tetapi anehnya dia sendiri saja di situ. Tidak ada teman yang menemaninya. Murid yang berpakaian warna hitam itu terlihat tidak melakukan apa-apa. Dia hanya duduk.
Dia seperti sedang menunggu seseorang. Tetapi sebenarnya dia tidak menunggu siapapun. Dia hanya asyik dengan telepon genggamnya. Dalam keadaan seperti itu, biasanya seorang Murid asyik bermain game atau menonton video.
Tetapi dia tidak melakukan itu.
Dia duduk di situ dengan suatu kegiatan. Dia tidak melakukan hal yang sia-sia. Dia sedang mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya. Tugas itu terlihat gampang. Hanya membaca sebuah novel. Bagi kebanyakan Murid membaca novel itu pekerjaan yang menyenangkan. Mungkin bagi sebagian yang lain pekerjaan itu membosankan.
Beberapa dekade yang lalu bentuk novel selalu seperti buku. Dicetak di puluhan bahkan ratusan lembar kertas. Kemudian dijilid. Umumnya, jilidannya tebal.
Saat ini, novel memiliki pilihan bentuk. Ada novel yang dicetak secara digital. Tidak dicetak di atas kertas. Novel bisa dibaca secara daring. Bisa dibaca di komputer atau telepon genggam.
Murid ini sedang membaca novel di telepon genggamnya. Penulisnya dari Indonesia. Karya-karyanya diminati banyak pembaca kalangan muda, termasuk Murid ini. Selama dia membawa telepon genggamnya, dia bisa membaca novel itu. Kemudian dia diminta untuk membuat resensi dari novel itu secara tertulis. Tetapi secara, lisan dia bisa menyampaikan ringkasan cerita dalam novel itu.(aa)
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadlirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya Website sekolah…
Copyright © 2017 - 2026 SMA Negeri 8 Balikpapan All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id