Bulan suci Ramadan 1447 H membawa nuansa yang lebih khusyuk dan penuh ketenangan. Sinar matahari pagi masuk perlahan melalui jendela masjid, menerangi sekelompok siswa yang duduk bersila dengan mushaf di tangan.
Di sudut ruangan, tampak seorang guru mengenakan peci hitam duduk dengan tenang sambil memegang Al-Qur’an. Dengan suara lembut dan penuh kesabaran, beliau membimbing para siswa melafalkan ayat demi ayat. Sesekali beliau memperbaiki makhraj dan tajwid bacaan siswa, memastikan setiap huruf terucap dengan benar.
Para siswa terlihat fokus dan khusyuk. Ada yang menundukkan kepala mengikuti baris demi baris ayat, ada pula yang menyimak dengan penuh perhatian saat temannya membaca. Suasana hening hanya diisi lantunan ayat suci yang menggema pelan, menciptakan ketenangan yang menyejukkan hati.
Kegiatan belajar mengaji di pagi hari ini menjadi salah satu agenda rutin selama bulan Ramadan di SMA Negeri 8 Balikpapan. Selain memperkuat keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga membangun kedisiplinan serta kebersamaan antar siswa dan guru.
Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperbaiki diri. Melalui kegiatan mengaji bersama ini, sekolah berharap para siswa dapat semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Pagi yang sederhana itu pun menjadi momen penuh makna — di antara lembaran mushaf dan lantunan ayat, tumbuh harapan akan generasi yang berilmu, berakhlak, dan beriman.(eys)
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadlirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya Website sekolah…
Copyright © 2017 - 2026 SMA Negeri 8 Balikpapan All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id