SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Hijau Biru

Jum'at, 14 Nopember 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 332 Kali

Tanpa alas kaki. Tanpa pelindung kaki. Tanpa ragu-ragu. Tanpa pikir panjang. Murid-murid yang tergabung dalam Relawan Mangrove melangkahkan kaki di tanah berlumpur suatu hari. Langkah mereka mantap. Seperti tidak terhalang oleh permukaan tanah yang becek.

Semangat dan kecintaan mereka terhadap lingkungan membuat langkah mereka terasa ringan. Bukan sebagai beban. Justru itu merupakan “kehormatan" bagi mereka. Mereka yakin apa yang mereka lakukan bermanfaat bagi diri mereka dan orang lain. Meskipun tidak banyak orang bersedia melakukan hal itu mereka tidak peduli. 

Mereka tetap peduli dengan apa yang mereka cintai. Cinta mereka tidak salah. Cinta mereka disukai alam dan penghuninya. Manusia dan fauna menyambut hangat kiprah mereka. Banyak orang berkunjung untuk menikmati pohon-pohon mangrove di sekolah ini. Pohon-pohon yang sudah tumbuh tinggi dan sehat. Bekantan dan keluarganya menikmati “rumah" yang dibangun untuk mereka. 

Keberadaan pohon-pohon itu perlu diapresiasi. Perlu dijaga agar tetap lestari. Perlu disayangi. Perlu dirawat agar terus tumbuh tinggi. Perlu ditanam lagi untuk meneruskan generasi. 

Sejumlah Murid itu terlihat memegang “bayi" pohon mangrove. Tangan-tangan mereka kotor oleh lumpur. Itu tidak membuat semangat mereka kendur. Mereka maju terus pantang mundur. Terus menanam seraya berharap pohon-pohon itu akan tumbuh subur. Menanam di tanah yang gembur. Tanah yang dialiri air laut dengan teratur. 

Pohon-pohon itu membuat bumi hijau. Membuat orang-orang terpukau. Melambangkan racun-racun di udara terhalau. Akar-akar di bagian bawah menjadikan hewan-hewan air bisa bergurau. 

Air laut datang dan pergi untuk mengairi. Air itu selalu menepati janji. Datang di malam hari. Di siang hari dia pergi. Dia pergi tidak untuk mengingkari. Dia pergi ke lautan lepas berkumpul dengan “teman-teman" lagi. Membentuk suatu komunitas bernama bahari. Itulah tugasnya sehari-hari. Warna biru terpancar di komunitas itu untuk menghiasi.

Relawan Mangrove dan warga sekolah ini terus berkomitmen untuk mengupayakan agar pohon-pohon mangrove itu tetap hijau. Pohon-pohon itu bisa menghijau dengan dukungan air laut yang biru. Mereka mulai meningkatkan komitmen agar pohon-pohon itu tetap hijau ditambah dengan literasi agar air laut tetap biru.(aa) 

  1. TULISAN TERKAIT