SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Mengkomunikasikan Kewargaan

Minggu, 21 September 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 459 Kali

Proses pembelajaran hari itu cukup berwarna. Pesertanya beberapa Rombongan Belajar (Rombel) Kelas XII. Biasanya mereka belajar berdasarkan Rombel. Saat itu Murid-murid dari beberapa Rombel berkumpul menjadi satu di aula sekolah. Mereka duduk lesehan di lantai aula yang terbuat dari papan kayu Kalimantan.

Guru-guru dalam pembelajaran itu membuat suasana berwarna. Selain bervariasi  dalam karakter, mereka juga mengenakan seragam yang model dan warnanya beragam. Mereka bukan Guru yang sehari-hari membersamai para Murid. Mereka Guru tamu. Tamu itu baru datang pertama kali pada hari itu. Kemungkinan kecil mereka bisa datang lagi di sekolah ini.

Mereka adalah para prajurit dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Pasukan itu lengkap. Ada Perwira, Bintara, dan Tamtama. Markas besar mereka di Surabaya, Jawa Timur. Mereka berlayar dan tiba di kota ini beberapa hari sebelumnya. Beberapa kegiatan dilakukan di beberapa tempat di kota ini. Kegiatan terakhir dilaksanakan di sekolah ini sebelum mereka kembali ke markas besar.

Semua prajurit itu laki-laki. Mereka tampak gagah dan mapan. Mereka baru saja lulus pendidikan beberapa tahun sebelumnya. Berdiri di depan para Murid, mereka memperkenalkan diri. Murid-murid terutama yang perempuan terlihat terpesona dengan penampilan mereka. Gagah, tampan, dan masa depan cerah.

Setelah pemaparan singkat tentang tugas utama TNI AL, para Murid diberikan kesempatan untuk bertanya. Seorang Murid perempuan mengambil kesempatan pertama. Dia menanyakan sebuah pertanyaan yang tidak “manja”. Pertanyaannya berat. Tentang bagaimana TNI AL menjaga kedaulatan negara.

Pertanyaan itu ternyata bisa membuat seorang prajurit terkesan. Mungkin prajurit itu tidak menyangka seorang Murid perempuan memiliki wawasan tentang Kewarganegaraan sedetail itu. Itu merupakan satu di antara 8 Dimensi Profil Lulusan (DPL) yang harus dimiliki seorang Murid. Karena pertanyaan itu, seorang prajurit tersebut memberikan hadiah spontan berupa selembar uang kepada Murid kritis itu.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT