SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Bernalar Kritis

Senin, 20 Oktober 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 379 Kali

Murid-murid itu sedang fokus menatap layar laptop di suatu Laboratorium Komputer. Seakan mata mereka tidak berkedip. Walaupun duduk berdekatan, mereka seperti “tidak berteman”. Sibuk memerhatikan urusan sendiri-sendiri. 

Masing-masing sedang “berkenalan” dengan soal-soal Tes Kompetensi Akademik (TKA). Selain berjibaku dengan soal-soal TKA, mereka juga belajar membiasakan diri dengan kamera. Di antara soal-soal, wajah setiap Murid itu juga “tampil” di layar. Administrator pusat bisa melihat setiap Murid yang sedang mengerjakan soal.

Pemasangan kamera di setiap laptop dimaksudkan agar setiap Murid tidak melakukan kecurangan. Petugas dari pusat bisa mengawasi mereka. Gerak-gerik mereka terpantau melalui kamera. Mereka perlu memiliki kesadaran agar mereka mengerjakan soal dengan jujur. Kejujuran mereka sangat dihargai. Bukan sekedar untuk mendapatkan nilai.

TKA baru diprogramkan tahun ini. Pesertanya seluruh Murid Kelas XII. Meskipun demikian, mereka diberikan pilihan untuk mengikuti TKA atau tidak. Selain itu, mereka yang mengikuti TKA juga diberikan pilihan untuk memilih dua mata pelajaran. Kemudian, mereka semua akan mengerjakan soal-soal mata pelajaran utama yang tidak perlu memilih: Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.

Sebagai program yang baru pertama kali diputuskan, TKA dirancang secara bertahap pelaksanaannya. Diawali dengan sosialisasi. Penentuan mata pelajaran pilihan. Pengusulan Daftar Nominasi Sementara (DNS). Penetapan peserta dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT). DNT sudah ditetapkan saat ini.

Secara teknis, TKA dilaksanakan secara digital. Memanfaatkan komputer untuk pelaksanaannya. Selain perangkat keras, TKA tentu memerlukan perangkat lunak berupa aplikasi pengelola soal. Aplikasi bisa dijalankan secara daring atau semi daring. Sekolah ini memilih pelaksanaan TKA secara daring. Soal-soal tidak perlu diunduh di server sekolah. Soal-soal langsung diakses dari pusat data. Jawaban Murid-murid juga langsung sampai di pusat data.

Untuk memastikan aplikasi itu andal, ada tahapan simulasi dan gladi bersih. Saat ini tahapan berada pada simulasi aplikasi. Pada tahap ini, Murid-murid diberikan kesempatan untuk mencoba apakah aplikasi itu sudah bisa digunakan. Mereka diminta untuk “berkenalan” dengan aplikasi TKA yang masih baru bagi mereka.

Pada tahap Simulasi ini mereka mulai mengenal fitur-fitur yang ada pada aplikasi itu. Pada saat pelaksanaan TKA yang sebenarnya nanti, mereka diharapkan sudah terbiasa menggunakannya. Mereka juga perlu untuk memulai mengaktifkan fitur-fitur bernalar kritis. Mereka perlu mengkritisi jawaban-jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang tersedia di aplikasi itu.(aa) 

  1. TULISAN TERKAIT