Sebelum pembina upacara menyampaikan amanat, seorang pembawa acara mengumumkan Murid-murid yang mendapatkan prestasi. Sejumlah Murid yang diumumkan diminta berdiri di tengah lapangan upacara. Disaksikan oleh ratusan peserta upacara, masing-masing diberikan sertifikat penghargaan.
Pagi itu cuaca bersahabat. Sepertinya awan tidak berniat menghambat. Sinar matahari terasa hangat. Suasana upacara di suatu hari Senin terasa khidmat. Seluruh peserta upacara dan alam memberikan hormat kepada Murid-murid yang hebat. Mereka telah melakukan usaha keras yang bisa membuat badan penat.
Mereka telah melakukan berbagai latihan sebelumnya. Didampingi oleh guru-guru pembina. Tidak banyak waktu yang tersedia. Saat hampir semua Murid pulang, mereka tetap berlatih sekuat tenaga. Tidak peduli waktu sudah sampai senja. Di hari libur pun mereka tetap berlatih bersama. Demi berusaha keras untuk memenangkan lomba.
Satu demi satu Murid berprestasi itu diberikan penghargaan. Ratusan pasang mata menyaksikan. Tepuk tangan terdengar sebagai bentuk pengakuan. Usaha keras mereka terbayarkan. Lembar kertas penghargaan sudah ada di tangan. Tentu saja yang mereka rasakan adalah kebahagiaan.
Satu di antara Murid-murid itu berdiri dalam keadaan siaga. Ekspresinya biasa saja. Tidak terlihat seperti umumnya para juara. Bukan tidak bahagia. Tetapi dia hanya bersikap rendah hati saja. Padahal dia mendapatkan banyak bukti prestasi yang bisa menjadikannya bangga. Berbagai sertifikat prestasi ada di genggaman tangannya.
Murid itu baru saja mengikuti beberapa lomba terkait dengan kesehatan. Dia menjadi bagian generasi muda yang peduli kepada kesehatan. Kampanye tentang kesehatan menjadi prestasinya. Prestasi alami yang sesuai dengan hati nuraninya.(aa)
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadlirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya Website sekolah…
Copyright © 2017 - 2026 SMA Negeri 8 Balikpapan All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id