SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Pendiam Berhadiah

Minggu, 02 Nopember 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 362 Kali

Pendiam bukan berarti tidak bisa berbicara. Pendiam tidak juga karena tidak suka menyampaikan gagasan. Pendiam bukan karena berkecil hati. Pendiam tidak mencerminkan ketiadaan ide. Pendiam jangan dianggap memisahkan diri dari dunia komunikasi.

Pendiam hanya memilih waktu yang tepat untuk berbicara.

Satu tim Murid yang terdiri dari tiga orang bergabung dalam satu kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan yang terkait dengan berbicara. Berbicara dalam satu tim. Tim yang harus kompak menyampaikan pesan. Masing-masing anggota saling mendukung dalam menyampaikan pendapat. Tidak boleh saling serang sesama anggota. Satu tim satu pendapat. Saling menguatkan. Bersama-sama menangkal “serangan” lawan.

Itu adalah gambaran kegiatan berdebat.

Ketiga Murid itu awalnya paket pendiam. Tidak suka berbicara. Apalagi berbicara di depan orang banyak. Itu menakutkan. Bisa membuat gemetar badan. Keringat dingin bisa keluar secara otomatis. Ide bisa tiba-tiba hilang. Tidak tahu lagi apa yang hendak dikatakan. Satu-satunya ide bisa kabur dari orang-orang yang sedang mendengarkan.

Keadaan dan peluang bisa diubah. Satu di antara anggota tim pernah memproklamirkan dirinya sebagai introvert. Pendiam dan menarik diri dari kerumunan. Suka menyendiri. Tetapi, dia kemudian sampai pada suatu titik kesadaran bahwa ada keadaan yang lebih baik. Berbicara bisa dipelajari. Bisa dilatih. Niat untuk belajar berbicara mulai mengubah keadaan.

Dia memberanikan diri dan mendaftarkan diri pada suatu kegiatan yang menuntut untuk berbicara di depan umum. Dia melakukannya. Ternyata dia bisa. Dia menjadi duta suatu gerakan. Selain mendapatkan ilmu dan teman, dia juga mendapatkan kesempatan untuk berbicara di depan orang banyak di berbagai tempat.

Itu merupakan modal untuk berdebat.

Anggota yang lain memiliki pengalaman berbeda. Tetapi tujuannya sama. Berlatih untuk berbicara. Berbicara di depan umum. Ternyata keterampilan berbicara bisa dilatih. Pendiam itu bukan nasib. Berbicara di depan umum bukan khayalan. Itu bisa diupayakan.

Ketiga anggota tim itu kemudian menjelma menjadi sebuah tim debat. Debat berbahasa Indonesia. Beberapa lomba debat daring dan luring diikuti. Bagi mereka, kalah berdebat adalah hadiah. Hadiah yang membuat mereka pantang menyerah. Mereka bisa melewati keadaan itu tanpa gundah. Mereka mengikuti lagi lomba Debat Politik di kota ini beberapa waktu yang lalu dengan gagah. Mereka benar-benar mendapatkan hadiah.(aa)

 

  1. TULISAN TERKAIT