Kebanyakan Peserta Didik (PD) sudah pulang. Pembelajaran utama hari itu memang sudah selesai. Suasana sekolah mulai sepi. Sejumlah PD masih bertahan di sekolah. Mereka masih melakukan beberapa kegiatan secara individu atau kelompok. Dibersamai seorang guru atau mandiri.
Kesepian sore itu dipecah oleh suara-suara. Seperti paduan suara. Suaranya beda. Nada-nadanya datar. Terus datar. Tidak ada Reffrain.
Aneh.
Tiba-tiba suara-suara itu berhenti. Paduan suara itu berhenti.
Aneh.
Satu di antara anggota menyemangati yang lain.
“Tenang-tenang! Jangan panik!”
Beberapa detik kemudian, paduan suara itu “hidup” lagi. Mereka menyanyi lagi. Nyanyian yang semangat. Kadang mereka saling tatap agar mereka kuat. Agar lirik lagunya tetap diingat. Mereka tidak ingin lagunya tersendat. Mereka saling memberi kode agar tetap erat. Jangan sampai kesempatan itu lewat. Nada suara mereka diupayakan meningkat.
Panggung mereka berada di lobi sekolah. Mereka menghalangi pintu masuk tidak masalah. Tidak akan ada yang marah. Orang lain bisa lewat jalan sebelah. Melihat penampilan mereka, orang lain pasrah. Melihat penampilan yang susah. Tidak semua orang bisa melakukannya dengan mudah. Penonton yang sempat melihat penampilan mereka ikut gelisah.
Itu penampilan “wajib”. Mereka harus tampil “sempurna”. Sempurna dalam menyanyikan lagu sampai akhir. Sampai selesai. Tidak boleh hanya setengahnya. Bahkan tidak bisa tiga perempatnya. Jika tidak, mereka harus mengulang dari awal. Pengulangan itu belum bisa dijadikan jaminan keberhasilan. Yang menjadi jaminan, mereka memerlukan waktu yang lebih lama lagi. Apalagi pengulangan itu diulang-ulang lagi.
Mereka menginginkan sekali tampilan selesai.
Tetapi bukan hanya itu. Mereka juga ingin mendapatkan nilai terbaik. Sekali tampil dan nilai mereka baik. Dua target itu memang bisa membuat mereka tegang. Cepat selesai dan menang.
Paduan suara itu semakin semangat. Nadanya semakin tinggi. Mereka hampir sampai di akhir lagu. Sedikit lagi. Keadaan semakin genting. Mereka gagal, mereka mengulang.
Lagu di senja itu dinyanyikan sampai akhir. Mereka berhasil. Mereka meloncat girang. Mereka seperti baru terbebas dari beban berat. Mereka berhak merayakannya.(aa)
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadlirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya Website sekolah…
Copyright © 2017 - 2026 SMA Negeri 8 Balikpapan All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id