SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Melebihi Peragawati

Kamis, 01 Mei 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 489 Kali

Langkahnya penuh keyakinan. Dia berjalan di atas “catwalk” berkarpet merah dan beratap langit. Peserta Didik (PD) berbusana daerah dan bermahkota di atas jilbabnya itu terus melangkahkan kakinya dengan percaya diri.

Bak peragawati profesional, dia berjalan ke arah juri dan penonton. Sepertinya dia tidak menjadikan mereka sebagai beban. Mungkin dia menganggap juri dan penonton tidak ada. Suatu strategi untuk meningkatkan kepercayaan diri. Rekayasa emosi itu tampak berhasil. Penonton pun bisa merasakan kepercayaan dirinya muncul.

Di bawah sinar matahari yang agak ditutup awan, lintasan peragawati itu seperti di dalam gedung saja. Cuaca tidak terlalu panas. Seakan-akan dia berjalan di gedung berpendingin. Cukup sejuk. Kadang-kadang awan sedikit menyingkir, kemudian cuaca hangat kembali. Suasana itu malah lebih dinamis dari pada di dalam gedung.

Apalagi latar belakang catwalk itu ada sebuah panggung yang berlatar belakang pohon-pohon mangrove. Paduan suasana yang langka. Tidak banyak ada halaman sekolah “dijaga” oleh jajaran pohon mangrove. 

Latar belakang pepohonan itu memperkuat tulisan di panggung yang bertuliskan ”Selamat Hari Kartini, Kejayaan dari Kekuatan Niat dan Cinta”. Dua latar belakang yang saling menguatkan. Bahkan seakan mendukung, sejumlah bekantan yang menjadi penghuni hutan mangrove itu turut hadir bergelantungan di belakang panggung.

Bukan itu saja, kejayaan pembelajaran saat itu. Masih ada lagi kejutan berikutnya.

PD bak peragawati itu tidak hanya percaya diri berjalan di depan penonton, tetapi dia juga mampu menyampaikan presentasi. Dia menyampaikan biografi singkat tentang salah seorang pahlawan wanita Indonesia: Emmy Saelan.

Umumnya seorang peragawati “hanya” berjalan memamerkan pakaian yang dikenakan. Dia tidak berkata apa-apa. Diam saja. Tetapi, PD itu juga berbicara. Dia menyampaikan pesan inspiratif. Pesan tentang perjuangan wanita pemberani yang turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. 

PD itu juga pemberani. Berjalan di atas catwalk itu perlu keberanian. Berbicara di depan umum itu juga perlu keberanian. Dia pemberani melebihi seorang peragawati.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT