SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Lebih Dekat

Rabu, 28 Mei 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 525 Kali

Pelaksanaan proses pembelajaran Peserta Didik (PD) dikelola berbasis Rombongan Belajar (Rombel) di sekolah ini dan kebanyakan sekolah di Indonesia. Setiap Rombel terdapat maksimal 36 PD untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). PD di setiap Rombel terdiri atas laki-laki dan perempuan bahkan bisa agama yang berbeda.

Pendekatan berbasis Rombel dimaksudkan agar proses pembelajaran PD bisa lebih maksimal. Seorang guru bisa melayani setidaknya “hanya” 36 orang PD dalam satu Rombel. Guru diharapkan bisa mengenali potensi setiap PD di suatu Rombel. Tugas seorang guru adalah membantu pengembangan potensi PD. 

Di sisi lain, ada proses pembelajaran non formal berbasis seorang guru. Peserta Didiknya tidak terbatas. Misalnya dalam suatu pengajian umum, seorang guru bisa memiliki puluhan, ratusan, bahkan ribuan PD. Bisa jadi pada saat pembelajaran, seorang PD tidak bisa berinteraksi dengan gurunya. Bahkan ada kemungkinan dia tidak bisa melihat gurunya. Tempat duduknya bisa jauh dari gurunya.

Pendekatan Rombel dipilih agar interaksi guru dan PD bisa terjadi. Seorang guru bisa melihat PD. PD di Rombel itu bisa melihat guru mereka. PD bisa bertanya langsung kepada gurunya. Dan sebaliknya, seorang guru bisa berbicara atau bertanya langsung kepada PDnya.

Idealnya guru bisa berjalan mendekati PD di tempat duduk mereka. Tetapi dalam keadaan tertentu, PD yang mendekati guru. Mereka bisa berinteraksi lebih dekat.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT