Ada pesan yang ingin disampaikan dalam film pendek ini. Film fiksi berjudul Perahu Kecil Menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) menyampaikan beberapa pesan. Pesan langsung dan tidak langsung. Pesan yang bisa dirasakan dengan hati.
Pesan terang-terangannya adalah pengabaran suatu penyakit yang “kurang populer”. Tetapi pengidap penyakit itu di Indonesia menempati salah satu peringkat tertinggi di dunia. Fakta itu sangat menyesakkan dada. Ternyata sebanyak itu jumlah pengidapnya.
Film pendek fiksi itu turut menggugah masyarakat untuk mengenali dan ikut mengurangi penderitanya.
Secara tidak langsung film itu memgakampanyekan upaya pelestarian lingkungan terutama hutan mangrove di kawasan Balikpapan Barat. Masih ada komunitas yang berjuang untuk mengamankan hutan mangrove dari serangan sampah.
Latar pengambilan film itu berada di kawasan pesisir Teluk Balikpapan. Secara geografis, kawasan yang banyak dihiasi pohon mangrove itu “dekat” dengan IKN. IKN terletak di kawasan Teluk Balikpapan, di seberang Kota Balikpapan. Di seberang Kecamatan Balikpapan Barat.
Film pendek itu didedikasikan dan diikutkan dalam Nusantara Short Film Festival Nusantara (NSFF) 2025. NSFF dilaksanakan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Peserta NSS tidak lagi dibatasi dari Provinsi Kalimantan Timur seperti tahun sebelumnya. Pesertanya dari seluruh Indonesia.
Film pendek yang diproduksi oleh Markas Cinema Balikpapan itu memberikan kesempatan kepada seorang Peserta Didik (PD) sekolah ini sebagai pemeran utama. Dia telah dinyatakan lulus beberapa waktu yang lalu. Tidak hanya sekedar lulus, dia juga satu di antara lulusan yang kehadirannya 100 persen dalam proses pembelajaran di dua semester terakhir.
Dia lulusan Ekstrakurikuler Dual Track Multimedia angkatan pertama. Dia memiliki pengalaman memanfaatkan alat-alat multimedia. Dia juga bisa mengembangkan keterampilan bermain peran. Bakatnya di bidang seni mengantarkannya diterima di Institut Ilmu Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Program Studi Televisi dan Film.
Dengan modal itu dan dukungan ekosistem perfilman, film pendek yang dia perankan berhasil masuk nominasi 5 besar di NSFF 2025. Film pendek itu juga berhasil mendapatkan penghargaan film pendek favorit di festival itu. Saiful Izzan yang sering dipanggil Ipul menerima langsung piala penghargaan di IKN. Itu bukan mimpi dia menginjakkan kaki di IKN. Itu kenyataan.(aa)
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadlirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya Website sekolah…
Copyright © 2017 - 2026 SMA Negeri 8 Balikpapan All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id