Berbicara di depan orang banyak tidak mudah. Kebanyakan orang berpendapat seperti itu. Demikian juga lulusan yang satu ini. Dia juga merasakan hal itu. Apalagi dia pernah mengalami masa Pandemi Covid-19. Saat itu orang-orang dianjurkan tetap tinggal di rumah.
Keadaan seperti itu menjadi waktu yang tepat untuk menumbuhkembangkan mager (malas bergerak). Mager menjadi tumbuh subur dengan pupuk telepon seluler (ponsel). Dengan ponsel, Peserta Didik (PP) tidak perlu buru-buru pergi ke sekolah setiap hari. Mereka cukup belajar di rumah.
Sepanjang hari ponsel menjadi teman setia.
Ada hal positif dan negatif dari penggunaan ponsel. Penggunaannya terlalu banyak mengarah ke hal negatif. Di antaranya mager. Membenamkan diri di kamar. Merasa lelah langsung tidur. Bangun, memegang ponsel lagi. Pola hidup menjadi tidak teratur.
Akibat buruk dari keadaan itu disasadari oleh lulusan itu. Harus ada sesuatu yang dilakukan. Sesuatu yang bermanfaat bagi masa depannya. Bagi hidupnya. Bahkan bagi negaranya.
Dia kemudian mendapatkan inspirasi dari suatu buku yang dibacanya. Mager yang telah dinikmatinya harus diganti. Banyak hal yang bisa dilakukan. Dia mengikuti seleksi suatu kegiatan di tingkat kota. Seleksi menyita waktu. Dia mulai menyadari pentingnya mengelola waktu. Jumlah waktu dari hari ke hari tetap. Dua puluh empat jam.
Dia mendapatkan banyak ilmu dari kegiatan itu. Di antaranya ilmu dan praktik berbicara di depan umum. Ilmu dari teman-temannya. Dia berhasil menjadi duta. Duta tentang suatu kegiatan.
Lulusan itu mendapatkan banyak manfaat dari keputusannya mengganti mager dengan hal lain yang lebih bermanfaat. Dia sudah terbiasa berbicara di depan ratusan teman-temannya di halaman sekolah. Di kelasnya sendiri, dia mudah menyampaikan pendapatnya. Seperti tidak ada beban. Seperti pembicara profesional.
Menjelang lulus, dia sudah merencanakan masa depannya. Dia ingin meningkatkan ilmunya. Ilmu yang sesuai dengan keterampilannya. Keterampilan berbicara. Bukan saja berbicara di depan teman-temannya. Berbicara mewakili negaranya di depan perwakilan negara-negara di dunia. Berbicara sebagai diplomat memperjuangkan kepentingan negaranya. Dia diterima sebagai mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional di Universitas Mulawarman Samarinda melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes.(aa)
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadlirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya Website sekolah…
Copyright © 2017 - 2026 SMA Negeri 8 Balikpapan All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id