SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Unggul, Asri, dan Kreatif

Mempertahankan Pendirian

Selasa, 05 Agustus 2025 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 493 Kali

Pemandangan aneh terjadi di lapangan upacara suatu Jumat pagi.  Murid-murid sedang melakukan pembelajaran di luar kelas. Mereka berada di lapangan upacara. Di sebelah kiri murid laki-laki dan di kanan perempuan. Mereka duduk saling berhadapan. 

Ada beberapa kegiatan pembelajaran terjadwal di pagi itu. Pusat kegiatan di antara barisan murid laki-laki dan perempuan. Di tengah-tengah kedua kelompok murid itu. Nara sumbernya berasal dari luar sekolah. Masing-masing narasumber memiliki daya tarik.

Pembelajaran seperti itu dilaksanakan setiap Jumat pagi. Temanya berganti-ganti. Pada umumnya narasumber kegiatan dari murid-murid sendiri. Kadang-kadang saja narasumber berasal dari luar.

Bagi seluruh murid dan guru pembelajaran seperti itu sudah biasa. Pembelajaran massal. Pembelajaran kolosal. Tempat duduk murid laki-laki, murid perempuan dan guru sudah “standar”. Murid-murid duduk melantai. Para guru duduk di bangku panjang.

Umumnya para murid duduk begitu saja. Tidak membawa apa-apa. Walaupun membawa alat, kebanyakan telepon genggam yang menyertai mereka. Sebagian murid perempuan membawa kipas angin dengan baterai. Kipas angin kecil yang praktis. Bisa dibawa ke mana-mana. Cukup membantu mendinginkan suhu tubuh saat cuaca panas.

Keanehan pemandangan pagi itu adalah ada bawaan seorang murid yang tidak biasa. Seorang murid laki-laki membawa dan meletakkan sepasang botol air minum dan tempat bekal makanan di depan tempat duduknya. Keduanya berwarna ungu. Warna yang tidak lazim bagi laki-laki.

Sepertinya dia satu-satunya murid yang membawa minuman dan makanan di lapangan upacara itu. Padahal pagi itu tema kegiatannya bukan sarapan pagi bersama. Berbagai pertanyaan muncul. 

Apakah dia ingin menunjukkan bahwa dia memiliki minuman dan makanan? Apakah dia hanya ingin tampil beda? Apakah dia memang mempertahankan pendirian bahwa dia sedang mencintai sampah sendiri? Dengan minum dan makan menggunakan wadah yang bisa diisi ulang, dia tidak menghasilkan sampah.(aa)

  1. TULISAN TERKAIT