SMA Negeri 8 Balikpapan

Jl. AMD Gunung Empat RT. 14

Green, Smart, and Environmental

FESTIVAL PANEN KARYA PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA SISWA - SISWI SMA NEGERI 8 BALIKPAPAN

Jum'at, 16 Desember 2022 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 1524 Kali

Balikpapan, Selasa, 13 Desember 2022, SMA Negeri 8 memanen karya - karya siswa - siswi yang digelar selama tiga hari.

(

Dimulai dari hari Selasa, ( 13 Desember ) sampai dengan hari kamis ( 15 Desember 2022 ), pagelaran panen karya tersebut dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 wita, yang merupakan perwujudan dari kurikulum merdeka belajar yang disebut dengan P5 ( Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila )

Sesuai dengan sambutan Bpk Drs. Ali Arham ( Kepala Sekolah ) bahwa P5 merupakan “Pembelajaran berbasis proyek yang masuk dalam kegiatan mata pelajaran (intrakulikuler). Siswa belajar lebih enjoy. Sebelumnya, 32 jam harus di dalam kelas menerima materi akademik. Sekarang, 12 jam ada waktu bisa bebas berkarya. Hanya baru kelas X yang melaksanakan Kurikulum Merdeka, kelas XI dan XII masih dengan Kurikulum 13 yang tentu tak ada P5,”

Dari panen karya ini yang diketuai oleh Bapak Eko Yuli Sarwanto ( Waka Kurikulum ) yang berjalan sangat meriah memberikan pengalaman belajar dan kompetensi yang diperoleh anak didik lewat penajaman kompetensi baik itu sikap kreatif, kolaborasi atau kerjasama, berkomunikasi serta berpikir kritis ditampilkan. 

Penampilan siswa yang berpakaian ala ‘bule dan pale’ sayur itu terkesan elegant. Mereka menggelar parade produk olahan dan parade produk P5. Sayuran kangkung, bayam dan sawi hidroponik serta ikan lele jadi ‘kreatif menu’ olahan. Mereka seolah jadi marketer yang menjajakan karya produk masing-masing. “Kami punya produk nugget lele, tahu isi kangkung, keripik kangkung datang saja ke stand kami di belakang,” promosi siswa-siswa itu saat gelar produk. Stand 6, yang terdiri dari siswa X (3) menyajikan otak-otak, tahu bakso, martabak mini, bolu dan bakwan bahkan risol. Mereka menyebut standnya belum sempurna kalau pengunjung tak datang “Semua akan jadi sempurna kalau aku dan kau bersama. Ikan hiu makan kepiting, thank you everything,” ujar siswa-siswi itu membuat pengunjung memberikan aplaus meriah.

Tak mau kalah, siswa kelas X-4 mempromosikan penggunaan bayam dan sawi hidroponik dengan olahan makanan spring roll alias lumpia bayam, sate yakitori (ala Jepang), kebab, nugget bowl dan lainnya. Para siswa juga ada yang tampil lewat penampilan kreasi ‘kelas kangkung dan kelas lele’.

Yang menarik dalam event Festival Gelar Karya itu, tampilnya siswa lewat kolaborasi tarian berjudul Wonderland Indonesia. Tampilan ini menggabungkan musik tradisional yang diaransemen lewat lagu-lagu nasional sehingga lebih milenial.Tarian ini mengusung kebudayaan daerah yang ditampilkan sangat apik dan kompak serta begitu variatif. Unsur keindahannya terlihat, karena penari menampilkan medley lagu-lagu seperti dari Banjar, Bali, Sajojo dan lainnya.

Lebih menarik, Wonderland Indonesia karya SMAN 8 itu closing-nya ditutup dengan pembacaan Teks Proklamasi yang dibuat Soekarno-Hatta. Dua siswa membacakannya lewat gaya lipsync atau sinkronisasi bibir dibarengi dengan teks yang dibacakan lewat media aplikasi lainnya.

Akhirnya, opening event SMAN 8 itu ditandai pula dengan pemotongan tumpeng oleh OSIS dan tampilnya teater komedi yang juga diperagakan pengurus OSIS penuh inovatif, kreatif dan humoris.

Acara itu juga dihadiri pihak Kecamatan Balikpapan Barat, kelurahan, jajaran babinsa dan babhinkamtibmas, Ditpolair, guru-guru dan undangan lainnya. Sukses SMAN 8.

Dari panen karya P5 ini mendapat kesan yang mendalam bagi para undangan diantaranya :

“Wah ini harus ditampilkan saat Ultah Kota Balikpapan 10 Februari 2023 nanti. Panitia harus menampilkan tarian Wonderland Indonesia karya SMAN 8 Balikpapan. Sebab, saya lihat memukau,” usul Bpk H. Sugito (Ketua Forum CSR Kota Balikpapan) kepada Bpk Drs. Ali Arham.M.Pd.

“Program P5 ini lebih kreatif. Anak-anak akan diketahui kompetensinya. Ini melihat passion (keinginan dan motivasinya) yang bisa dikembangkan. Bayangkan, menggunakan produk lokal, mereka bisa tampil lewat karya kearifan lokal (local wisdom). Keren acara ini,” kata Ketua Komite Sekolah SMAN 8 Balikpapan, Hilmansyah yang hadir sampai akhir menyaksikan event itu.

DUAL TRACK

Dalam kaitan event itu,Bpk Ali Arham juga menjelaskan bahwa SMAN 8 sudah menjalankan program Dual Track. Ini program penggabungan antara pendidikan formal dan program keterampilan kewirausahaan.

“Kami sementara menampilkan dan kerjasama dengan dunia usaha dan industri (DUDI) seperti video editing, desain grafis, racikan kopi dan batik Shaho. Tentu ini dapat dikembangkan ke depannya. Tapi, kalau mau pesan photografi dan editing foto serta video saat wedding, anak-anak kami siap. Ini kreativitas dan karya mereka yang harus diketahui masyarakat,” ujar Ali Arham.

Ditambahkan Bpk Ali Arham, acara yang dikemas 3 hari itu diketuai Eko Yuli Sarwanto SPd yang kolaborasi dengan siswa dan dewan guru. “Saya sangat berterimakasih kepada seluruh guru dan panitia yang mengemas acara pembukaan sangat meriah. SMAN 8 ternyata keren,” ujar Ali Arham.

Ia mengatakan, kegiatan P5 dan kolaborasi dual track bertujuan agar SMAN 8 ke depan lebih diterima di masyarakat dan perguruan tinggi (PT) baik negeri dan swasta. “Lulusan SMAN 8 itu sekitar 50 persen kurang diterima di perguruan tinggi. Mereka tidak kuliah karena memang masuk dalam golongan tak mampu. Ini yang harus dipikirkan bersama,” ujarnya.

Kaitan P5 dan dual track disebutkan Ali Arham, SMAN 8 merupakan sekolah pertama yang menjalankan. Sekolah lain sifatnya mandiri. “Intinya karya-karya anak SMAN 8 itu sudah sangat layak dipasarkan baik lewat offline maupun online,” katanya.

 

 

 

  1. TULISAN TERKAIT
...

Drs. Ali Arham, M.Pd

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadlirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya Website sekolah…

Selengkapnya

KATEGORI